Rabu, 14 Maret 2018

Setelah Sang Adik Resmi Ke Lechia Gdansk, Sang Kakak Berpeluang Menyusul

Setelah Sang Adik Telah Resmi Hijrah Ke Lechia Gdansk, Sang Kakak Berpeluang Menyusul

Setelah Sang Adik Resmi Ke Lechia Gdansk, Sang Kakak Berpeluang Menyusul
Setelah Sang Adik Resmi Ke Lechia Gdansk, Sang Kakak Berpeluang Menyusul
Pasukan timnas Indonesia U-19 dan U-23, Egy Maulana Vikri, ditemani Dusan Bogdanovic, Indra Sjafri, Subagja Suihan dan Yusuf Mansur saat diperkenalkan Lechia Gdansk ke publik, Minggu 11 Maret lalu. Tapi mereka tak akan lagi menemani saat Egy benar-benar setelah pindah ke Polandia, Juli 2018 nanti.

Info Liga Champions 2017/18 - Egy pun tak sendirian selama berkarir di Polandia. Maka itu, pemain berusia 17 tahun ini mengajak kakaknya, Yusrizal Muzakki, untuk menemaninya selama memperkuat Lechia. Hal itu diberitahukan langsung oleh Zakki saat ditemui di rumahnya, Jalan Asoka 1.

"Iya dia ngajak saya ke sana. Temani dia lah di apartemen, karena dia enggak mau sendirian. Dari pada mengajak orang lain katanya," ungkap Zakki.

Yusrizal Muzakki Dipercaya Akan Menyusul Egy Karna Permintaan
Yusrizal Muzakki Dipercaya Akan Menyusul Egy Karna Permintaan
Zakki mengakui sempat merasa bimbang setelah mendapatkan tawaran tersebut. Apalagi dia sempat melayangkan lamaran ke salah satu bank di Medan, sembari mengintip peluang melanjutkan karier sepakbolanya. Namun iming-iming dari sang adik sepertinya membuat Zakki tak kuasa menolak. 

"Dia rayu saya terus. Akhirnya saya sudah putuskan akan temani dia di sana. Lagipula kan menemani adik sendiri," bebernya.


Zakki yang memperkuat klub Liga 2, PSBL Langsa dan PS Timah Babel, pada musim lalu tentu tak ingin berhenti bermain sepakbola, meski berada di negeri orang. Apalagi usianya baru 23 tahun.

"Sudah bicara juga dengan agennya pak Dusan. Nanti saya tetap berpeluang main bola di sana. Kalau memungkinkan, dia akan coba mencarikan klub-klub setempat di sana yang levelnya mungkin di bawah," kata eks pemain PON Sumut ini.

Bandar Situs Judi Poker 2018
Zakki tak memungkiri terkadang merasa iri dengan keberhasilan sang adik. Tapi dia bangga dan mendukung karier Egy. "Ya namanya juga sama-sama pesepakbola. Kadang itu ada. Tapi memang kami dulu sering ejek-ejekan bercanda. Saya bilang ke dia waktu kecil dulu, main bola itu dibayar bukan bayar (uang sekolah SSB). Waktu itu kan saya sudah mulai sering naik pesawat saat di PPLP,” katanya.

Situs Bola Online Terbaru - "Tapi akhirnya saya yang diejeknya. Dia bilang ‘main bola itu ke luar negeri. Jangan di dalam negeri saja’. Saya cuma bisa ketawa-tawa saja. Dia berhasil membalas," kenangnya. 

Sementara itu, Ayah Egy dan Zakki, Syarifuddin, merelakan jika kedua anaknya itu harus menetap di Polandia. "Ya, kalau anak-anak ini merantau sudah biasa. Namanya main bola. Saya selalu pesan sama dia, kalau kerja itu gak mesti kantoran. Ayah saja ini bisa hidup dengan berjualan. Yang terpenting saat tua nanti jangan pernah menyesal dan melihat ke belakang lagi," kata Syarifuddin.

0 komentar:

Posting Komentar