Jumat, 09 Maret 2018

Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Juventus Hajar Tottenham Hanya 3 Menit !

Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Juventus Hajar Tottenham Balik Hanya Cukup 3 Menit

Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Juventus Hajar Tottenham Hanya 3 Menit !
Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Juventus Hajar Tottenham Hanya 3 Menit !
Memang harus diakui, secara permainan Tottenham Hotspur adalah tim yang lebih baik ketimbang Juventus di sepanjang dua pertandingan babak 16 besar Liga Champions. Spurs mendominasi bola, membuat sang juara Italia kerepotan untuk dapatkan tiket yang sebelumnya diprediksi bakal di dapat di tangan tim asuhan Pochettino.

Tapi itu semua tak ada artinya. Dalam momen yang penting seperti itu, pasukan Massimiliano Allegri memiliki ketenangan, ketahanan dan kecemerlangan untuk mengubah jalan cerita pertandingan dan memutarbalikkan keadaan.

Gonzalo Higuain adalah striker yang sempurna. Ia bisa menjadi kenangan sejarah sebagai pemain hebat tapi pencundang karena sinarnya sering menurun di laga-laga besar. Namun jika Higuain tak hidup di era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, ia akan menjadi pemain dengan sebutan striker kelas dunia.

Berita Bola Online Terbaru - Dua gol cepat Higuain di sembilan menit pembuka di leg pertama membuat Spurs bekerja ekstra keras untuk bisa bangkit di Turin. Ketika memasuki leg kedua, ada ketakutan besar dari suporter Juventus bahwa laga di Wembley bisa menjadi akhir dari era emas tim kesayangan mereka.

Skuat mereka terlihat basi, tua, dan membosankan. Keberadaan Andrea Barzagli, sosok 37 tahun, di pos bek kanan mencerminkan hal itu. Juventus mendambakan yang segar-segar untuk membuka jalan era kesuksesan yang baru. Benar saja, Barzagli dibuat kocar-kacir oleh Son Heung-min dan gol pembuka di London memang dicetak oleh penyerang Korea Selatan itu.

Tottenham Kalah Dari Juventus Di Liga Champions
Tottenham Kalah Dari Juventus Di Liga Champions
Selepas turun minum, sesuatu yang ajaib terjadi. Hanya dalam tempo 2 menit 49 detik, takdir Tottenham telah ditentukan. Ini bermula dari pergantian pemain yang dilakukan Juventus. Allegri memasukkan Stephan Lichtsteiner di bek kanan dan Kwadwo Asamoah di bek kiri sehingga Alex Sandro leluasa menyerang dari sayap kiri. Spurs langsung kelabakan dengan perubahan simpel ini.


Sebuah umpan silang Lichtsteiner bergulir tepat ke arah Higuain dan penyerang Argentina itu tidak membuat kesalahan. Inilah alasan mengapa Juventus merekrut Higuain, yakni untuk bersinar di malam seperti ini, bukan untuk merebut Scudetto. Dialah sang protagonis dan sang pembeda untuk level Eropa. Tribun tandang pun bersorak merayakan gol El Pipita. Tugas berat Juventus terasa ringan seketika.

Buffon Dan Chiellini Bangga Dengan Lolosnya Juventus Ke 8 Besar Liga Champions
Buffon Dan Chiellini Bangga Dengan Lolosnya Juventus Ke 8 Besar Liga Champions
Tak butuh waktu lama bagi Bianconer untuk menjemput gol kedua, yang tidak kalah cantik. Higuain melepas umpan terobosan kepada Paulo Dybala dan calon megabintang itu dengan tenang mencepoloskan bola ke jala Hugo Lloris. Seperti halnya Higuain, Dybala juga menjadi aktor kunci kemenangan Juventus.

Setelah terbebas dari cedera yang menjeratnya selama beberapa bulan terakhir, Dybala kembali membikin gol lewat tembakan injury time kontra Lazio pada akhir pekan untuk membawa Juve ke jalur juara Serie A. Itulah Juventus, tim yang punya kemampuan untuk meremukkan hati lawan-lawan mereka di saat terakhir.

Situs Bola Online Indonesia Terhangat - Tottenham, seperti halnya Paris Saint-Germain sehari yang lalu, baru saja mendapat pelajaran brutal di Eropa. Jika PSG menghamburkan uang untuk menggapai mimpi mereka di Eropa (dan tetap gagal), Spurs mengambil langkah yang lebih hemat (tapi juga gagal).

PSG dan Spurs sama-sama menghadapi lawan yang memiliki sejarah dan tradisi panjang di Liga Champions. Keduanya boleh saja menampilkan sepakbola yang lebih baik, tetapi Real Madrid dan Juve selalu punya jalan keluar.

Agen Taruhan Judi Poker 2018
Andai terundi dengan lawan yang lebih enteng di babak 16 besar, nasib Spurs barangkali akan lebih baik. Di fase grup, mereka adalah salah satu tim paling impresif, tidak pernah kalah dan mampu menang atas Madrid dan Borussia Dortmund. Tapi itu semua tidak ada artinya. Dalam pertandingan hidup-mati seperti ini, kegagalan bukanlah opsi untuk Juventus.

“Kami bisa melakukan apa pun, termasuk tampil buruk selama 50 menit lalu membalikkan keadaan begitu saja. Kami sudah membuktikan bahwa kami adalah tim yang tangguh. Bukan Juventus namanya jika tidak tangguh,” ungkap Barzagli selepas laga.

Sayangnya, ketangguhan semacam itu belum dimiliki oleh Spurs.

0 komentar:

Posting Komentar