Sabtu, 27 Januari 2018

Satu Pemain Bhayangkara Curi Pandangan Pelatih FC Tokyo

Salah Satu Pemain Bhayangkara Curi Pandangan Pelatih FC Tokyo Di Laga Persahabatan

Satu Pemain Bhayangkara Curi Pandangan Pelatih FC Tokyo
Satu Pemain Bhayangkara Curi Pandangan Pelatih FC Tokyo
Pelatih FC Tokyo yakni, Kenta Hasegawa cukup lega tim asuhannya mampu menutup laga persahabatan saat melawan Bhayangkara FC dengan skor akhir 2-4, Sabtu 27 Januari 2017, petang di Stadion Gelora Bung Karnoa, dalam partai yang dijuluki J.League Asia Chellenge 2018.

Pertandingan itu berjalan dengan ketat dan Bhayangkara sempat unggul lebih duu 2-1, pada awal babak kedua. Hal itu membuat Kenta cukup takut dan sulit memberikan penilaian individu kepada pemain The Guardioan. Namun, ada satu nama yang dipuji Kenta.

Info Jadwal Bola Liga Champions - "Untuk pemain bagus dari Bhayangkara FC, jujur saja tidak bisa melihat pemain mereka karena saya fokus ke pemain kami sendiri karena kami hampir saja mengalami kekalahan. Jadi tidak ada fokus ke pemain lain."

"Tapi menurut saya, yang permainan tadi itu sangat bagus dari pemain Bhayangkara adalah bek kiri. Kalau ada kesempatan melihat dari video, saya akan lihat pemain itu dan apa kekurangan sang pemain. Mungkin bisa diberikan kesempatan trial."


Alsan Sanda Menjadi Pemain Yang Mencuri Pandangan Pelatih FC Tokyo
Alsan Sanda Menjadi Pemain Yang Mencuri Pandangan Pelatih FC Tokyo
Pemain yang dimaksud oleh Kenta adalah Alsan Sanda, yang memang sepanjang Liga 1 2017 lalu menjadi andalan Bhayangkara di sisi kiri pertahanan. Pada partai ini Alsan memang tampil cukup baik dan dibiarkan bermain selamat 90 menit.

Kenta juga memuji peningkatan level bermain dari tim Indonesia dan menyebutkan Bhayangkara sebagai tim yang representatif untuk keluar sebagai juara kompetisi. Sebelumnya Kenta memang pernah berkunjung ke Tanah Air, bersama Gamba Osaka.

Taruhan Judi Sakong Online 2018
"Bagi sepakbola Indonesia ini merupakan tanda yang sangat bagus, karena ada tim yang sangat kuat hasil dari liga mereka. Kami sangat berterima kasih kepada federasi Indonesia, Bhayangkara FC dan seluruh suporter. Kami FC Tokyo akan berusaha mati-matian untuk menjadi juara J.League dengan pengalaman yang kami dapat dari pertandingan di Indonesia ini."

Bola Online 2017/18 - "2015 saya datang ke sini sebagai pelatih Gamba Osaka dan melawan Persija [Jakarta], dibandingkan tahun tersebut level permainan tim Indonesia sangat meningkat dan berkembang. Bukan berasal dari pemain asing, tapi justru pemain asli Indonesia yang sangat berkembang cepat. Itu sangat terasa untuk saya."

"Dulu saya pernah tanding dengan tim dari Thailand, dan saya rasa tim dari Asia Tenggara memang berkembang sangat cepat. Sekarang tim Jepang pun akan sulit untuk mengalahkan tim Thailand. Saya pikir, level dari tim Indonesia akan terus berkembang."

0 komentar:

Posting Komentar