Rabu, 24 Januari 2018

Pertukaran Transfer Pemain Yang Untung-Rugi

Pertukaran Transfer Pemain Yang Diantaranya Bisa Menjadi Untung Dan Rugi

Pertukaran Transfer Pemain Yang Untung-Rugi
Pertukaran Transfer Pemain Yang Untung-Rugi
Swap Transfer atau yang disebut pertukaran transfer yang melibatkan Alexis Sanchez dan Henrikh Mkhitaryan secara tidak mengejutkan menjadi pembicaraan topik terpanas dalam sepekan ini.

Dari kubu Arsenal maupun Manchester United pada Senin 22 Januari kemarin sepakat untuk menukar Sanchez dan Mkhitaryan di mana kedua pemain mendapat kenaikan gaji yang tinggi di klub barunya.

Info Sepakbola Eropa 2017/18 - Fans kedua klub dan penggemar sepak bola sudah pasti langsung menebak-nebak apakah United atau Arsenal yang lebih diuntungkan dalam transfer musim dingin ini. Dalam beberapa polling di dunia maya, baik Sanchez maupun Mkhitaryan terpantau memiliki suara yang cukup berimbang.

Artinya, mereka diprediksi akan sama-sama sukses di klub masing-masing. Meski demikian, dalam pertukaran transfer yang melibatkan nama-nama besar, justru sering terjadi hasil akhir yang sangat bertentangan. Ada pihak yang untung dan juga ada yang buntung.

Di era sepak bola modern ini, contoh Swap Transfer yang mengabaikan simbiosis mutualisme ini bisa disimak sejak 1996 ketika Massimo Morrati, presiden anyar Inter Milan, memutuskan untuk menukar Roberto Carlos ditambah yang bonus 1 juta Pounds dengan Ivan Zamorano dari Real Madrid.


Semua tahu hasil akhirnya, Carlos berkembang menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia dengan kostum Los Blancos, sementara Zamorano lebih dikenang karena memakai nomor punggung yang nyeleneh dan tak termaafkan.

Namun, pertukaran Carlos-Zamorano masih belum apa-apanya ketimbang swap transfer yang lagi-lagi merugikan Inter, yakni ketika Moratti kembali mengulangi kesalahannya sewindu berselang. Adalah akal bulus dari guru transfer Juventus, Luciano Moggi, yang berhasil membuat Inter terkecoh.

Ya, Inter rela dengan menukar Fabio Cannavaro, yang kala itu kerap dibekap cedera, dengan kiper buangan Juve, Fabian Carini. Keduanya dibanderol €10 juta, namun di akhir cerita Cannavaro berhasil menjadi juara dunia bersama Italia dan meraih Ballon d'Or, sementara Carini malah terpental menjadi kiper ketiga Inter!

Bola Online Eropa Terlengkap - Nerazzurri memang berhasil membalas musuh besarnya itu lewat cara lain, yakni ketika skandal Calciopoli merebak dua tahun berikutnya. Namun tetap saja nama Inter dan Moratti tercoreng akibat blunder fatal Canna-Carini tersebut.

Taruhan Agen Judi Poker Online 2018
Pada akhirnya, Inter boleh tersenyum lebar lantaran mereka melakukan swap transfer tersukses dalam sedekade terakhir ketika mengiyakan tawaran Barcelona di musim panas 2009. Betapa tidak, Barcelona mau menebus Zlatan Ibrahimovic dari Inter dengan harga €43 juta bonus Samuel Eto'o.

Dalam kampanye pertamanya di Giuseppe Meazza, Eto'o menginspirasi Inter yang saat itu masih dilatih oleh Jose Mourinho dapatkan Treble. Adapun Ibrahimovic, meski sanggup mencetak 21 gol bersama Barcelona, mengalami masalah personal dengan Pep Guardiola sebelum memutuskan langsung hengkang di semusim berikutnya.

Masih ada sejumlah pertukaran transfer populer lainnya dan menghadirkan kisah unik di baliknya. Transfer jenis yang satu ini memang bukan melulu soal siapa yang diuntungkan atau dirugikan, namun komparasi seperti itu menjadi sebuah keniscayaan dalam dunia sepakbola yang bergerak serbacepat.

0 komentar:

Posting Komentar