Rabu, 13 Desember 2017

Wenger 'Derbi Manchester Rusuh !? Belajarlah Dari Sumo'

Wenger Menanggapi Soal Derbi Manchester Yang Rusuh, Lalu Ia Menyarankan Untuk Belajar Dari Sumo

Wenger 'Derbi Manchester Rusuh !? Belajarlah Dari Sumo'
Wenger 'Derbi Manchester Rusuh !? Belajarlah Dari Sumo'
Manajer Arsenal yakni, Arsene Wenger menyarankan Manchester United dan Manchester City untuk belajar beberapa hal dari nilai-nilai yang terkandung pada sumo setelah kedua tim terlibat perselisihan usai pertandingan.

Jadwal Pertandingan Bola 2017 - Selepas pertandingan derbi di Old Trafford, Minggu 10 Desember, yang dimenangkan oleh City 1-2. Muncul laporan yang menyebutkan terjadinya keributan besar antara pemain serta offisial tim United dan City di lorong stadion. Jose Mourinho disebut mengkonfrotasi para pemain City yang menurutnya terlalu berlebihan merayakan kemenangan. Adu mulut hingga adu fisik pun tak terhindarkan.

Asisten Manchester City, Mikel Arteta, dikabarkan sampai mengalami luka dikepalanya. Pihak kepolisian serta petugas keamanan stadion sampai turun tangan untuk membantu pertikaian yang melibatkan sampai 20 pemain dan staf dari kedua klub. Wasit Michael Olivier tidak menyaksikan insiden ini sehingga luput dari laporan pertandingan, namun FA tetap akan menyelidikinya.

Wenger mengakui jika pertikaian semacam ini adalah hal wajar dalam sebuah laga besar. Namun, menurutnya, ada baiknya tim-tim sepakbola belajar dari sumo. Dalam olahraga tradisional Jepang itu, para pegulat sumo dilarang untuk menunjukkan kegembiraan maupun kesedihan sesudah bertarung.


“Ini pernah terjadi pada kami dan juga terjadi pada mereka. Idealnya, Anda hanya akan mengeluarkan gairah sepakbola Anda pada saat di lapangan, setelah itu Anda akan menjadi malaikat,” kata Wenger dalam jumpa pers jelang laga kontra West Ham United.

Agen Judi Online Terbesar 2018
“Ketika Anda kalah di laga besar, sulit untuk melihat selebrasi dari lawan karena akan terasa seperti sebuah penghinaan. Itulah mengapa ketika saya di Jepang, saya menyukai sumo.”

“Dalam sumo, Anda tidak boleh bilang siapa yang memenangi sebuah duel. Si pegulat yang menang tidak menunjukkan kegembiraan sebagai bentuk sikap untuk menghargai lawannya. Itu menunjukkan betapa dalamnya budaya saling respek di sana.”

Berita Bola Online Terbesar - “Apakah ini adalah sesuatu yang bisa diterapkan di sini? Saya tidak tahu,” kata Wenger, yang pernah menukangi Nagoya Grampus Eight pada 1995 hingga 1996.

Wenger sendiri pernah menyaksikan timnya terlibat dalam insiden serupa pada tahun 2004 lalu, yang juga berlangsung di Old Trafford. Ketika itu manajer United Sir Alex Ferguson dilempari Pizza oleh Cesc Fabregas yang saat itu masih membela Arsenal.

0 komentar:

Posting Komentar