Rabu, 27 Desember 2017

Mbappe 'Ronaldo Bukan Pemain Idaman Saya Lagi'

Mbappe Mengakui Bahwa Cristiano Ronaldo Adalah Pemain Idaman Masa Kecilnya, Tapi Tidak Berlaku Untuk Sekarang

Mbappe 'Ronaldo Bukan Pemain Idaman Saya Lagi'
Mbappe 'Ronaldo Bukan Pemain Idaman Saya Lagi'
Penyerang muda punya Paris Saint Germain yakni, Kylian Mbappe mengakui jika Cristiano Ronaldo adalah idola masa kecilnya, namun hal tersebut tidak berlaku untuk sekarang. Karena ia ingin menjadi dirinya sendiri.

Mbappe disebut-sebut menjadi suksestor ideal untuk Ronaldo menyusul performa apiknya di musim lalu bersama AS Monaco. Kabarnya, Real Madrid sudah mendekatinya namun penyerang 19 tahun tersebut lebih memilih untuk bergabung dengan PSG yang dibeli dengan nilai 180 juta Poundsterling yang akan aktif ketika ia dipermanenkan tahun depan.

Situs Bola Online Indonesia 2018 - Mbappe pun juga berkesempatan untuk berjumpa dengan idolanya langsung sebagai lawan ketika PSG dan Madrid berjumpa pada babak 16 besar Liga Champions. Ia pun juga berharap bisa bermain baik melawan Madrid untuk melampaui idolanya itu.

"Ronaldo adalah idola masa kecil saya, rasanya menakjubkan pernah bertemu langsung dengannya ketika saya mengunjundi Valdebebas." Kata Mbappe.


"Tetapi saya adalah kompetitornya, yang saya inginkan hanya menang, menang dan menang. Jadi tidak lah peduli siapa yang saya lawan nanti, saya ingin menang. Saya mengidolakannya ketika saya masih kecil, tetapi hal itu sudah berakhir. Saya ingin bermain di Bernabeu dan menang."

Situs Judi Online Indonesia Nomor 1
"Saya tentu bisa belajar banyak dari seseorang yang mampu memenangkan lima Ballon d'Or, dia adalah pemain hebat. Kami pun juga memiliki pemain hebat. Neymar memiliki level yang sama dengan Cristiano. Saya juga banyak belajar dari Edinson Cavani."

Hasil Pertandingan Bola Pekan Ini - Selain itu, Mbappe juga membantah bahwa Neymar adalah pemain yang egois sebagaimana anggapan banyak pihak, terlebih setelah insiden rebutan penalti dengan Cavani beberapa waktu lalu.

“Orang-orang melihatnya dirinya sebagai sosok egois, dengan segala trik dan dribelnya di lapangan. Tapi ketika Anda di ruang ganti bersamanya, itu bukan dirinya. Dia adalah pribadi yang sangat baik, hangat, dan selalu mengutamakan tim,” sambung Mbappe.

“Tentu saja Anda tidak akan memintanya untuk berhenti memamerkan kemampuannya itu karena dia melakukannya dengan sangat baik. Dia adalah pesepakbola yang bisa menghadirkan kami gelar. Kami harus memaksimalkan dirinya,” jelasnya.

0 komentar:

Posting Komentar