Selasa, 12 Desember 2017

Dipertemukan Dengan Chelsea Jadi Momen Pembalasan Barcelona Dimusim 2011/12

Dipertemukan Dengan Chelsea Di Babak 16 Besar Menjadi Momen Pembalasan Barcelona Dimusim 2011/12

Dipertemukan Dengan Chelsea Jadi Momen Pembalasan Barcelona Dimusim 2011/12
Dipertemukan Dengan Chelsea Jadi Momen Pembalasan Barcelona Dimusim 2011/12
"Lebih menyakitkan mana, kekalahan melawan Inter Milan atau Chelsea? Tentu saja kalah dari Chelsea ! Mereka nyaris serupa, tapi Chelsea tidak melakukan apapun melawan kami. Mereka menjuarai Liga Champions tanpa bermain sepak bola." demikian pernyataan yang diucapkan oleh Xavi Hernandez, usai kekalahan Barcelona di semi-final Liga Champions 2011/12.

Jadwal Pertandingan Bola Pekan Ini - Waktu itu Chelsea berhasil menyingkirkan Barca lewat skor agregat 3-2. Namun The Blues menggunakan taktik yang paling dibenci oleh Barca, yang sering disebut 'Parkir Bus'. Terutama di leg kedua di Camp Nou, dimana mereka menahan Blaugrana 2-2 dengan kesemua gol berasal dari formasi serangan balik usai bertahan dengan 11 pemain.

Sejak memasuki era keemasan, Chelsea memang menjadi sosok tersendiri untuk Barca. Kedua tim tersebut, sudah bertemu 12 kali keduanya saling bentrok di Liga Champions dengan tim asal London itu unggul lewat empat kemenangan dan tiga kali kalah.

Chelsea Menang Saat Melawan Newcastle
Chelsea Menang Saat Melawan Newcastle
Lima tahun berselang setelah malam menyakitkan di Camp Nou, Barcelona akhirnya miliki momen untuk lakukan pembalasan dendam pada Chelsea. Senin (11/12), UEFA mengundi Los Cules untuk bertemu The Roman Emperor di babak 16 besar Liga Champions.

Tak heran jika hasil undian ini disambut dengan sangat antusias oleh kubu Barca. Hal itu tergambar dari pernyataan direktur hubungan kelembagaan klub, Guillermo Amor, yang percaya Lionel Messi cs bisa lakukan pembalasan dendam.
"Kami sadar jika peluang kami untuk bertemu Chelsea besar dan itulah yang kemudian terjadi, dan kami menerimanya. Jika Anda ingin memenangkan sesuatu, Anda wajib mengalahkan semua lawan. Laga menghadapi Chelsea akan jadi babak gugur yang hebat. Kami akan maju dengan optimisme tinggi, keyakinan, dan hasrat yang besar untuk lolos," ujarnya.

Agen Situs Judi Online Terpercaua
Chelsea 2012 dan Chelsea saati ini di musim 2017/18 sejatinya tak jauh berbeda. Sudah banyak perubahan terjadi memang, tapi gaya permainan mereka tetap pragmatis.

Apalagi ditambah fakta bahwa Chelsea tetap ditangani oleh manajer asal Italia. Setelah Roberto Di Matteo lima tahun lalu, kini giliran Antonio Conte yang memimpin tim. Keduanya sangat Italia dengan menerapkan filosofi Cattenacci   yang menitikberatkan permainan pada sektor pertahanan.

Situs Bola Eropa 2017 - Dengan Barca yang juga masih mengagungkan filosofi tiki-taka, duel ini tampak berjalan tak jauh berbeda dari lima tahun lalu. Namun tentu saja, dengan performa terkini dan dengan rasa sakit hati yang masih menggumpal, Azulgrana kali ini ingin tersenyum puas di akhir pertemuan nanti.

0 komentar:

Posting Komentar