Kamis, 23 November 2017

Salam Manis Untuk Legenda Buffon

Ada Dua Penggawa Barcelona Yang Turut Sedih Dan Memberikan Salam Manis Untuk Legenda Buffon

Salam Manis Untuk Legenda Buffon
Salam Manis Untuk Legenda Buffon
Kawan ataupun lawan, rasanya tidak ada yang tidak turut bersedih menyaksikan tangis Gianluigi Buffon di lapangan setelah timnas Italia dipastikan gagal menembus putaran final Piala Dunia 2018.

Buffon berencana menyelesaikan perjalanannya bersama Gil Azzurri usai memainkan pertandingan di Rusia tahun depan. Bila Italia lolos dan tiada cedera yang menghalangi Buffon, itu akan menandai partisipasi keenamnya di kompetisi sepak bola terakbar sejagat. Sebuah rekor baru.

Hasil Pertandingan Liga Champions 2017/18 - Namun, harapan tinggal harapan. Kekalahan agregat 1-0 dari timnas Swedia di babak play-off kualifikasi zona Eropa memupus langkah La Nazionale. Buffon menangis. Italia menangis, mungkin tidak berlebihan mengatakan dunia juga menitikkan air mata.

Italia bukan satu-satunya negara top yang akan absen di Piala Dunia Rusia. Ada juga Belanda, serta dua edisi terkini Copa America, Cile. Namun, tanpa bermaksud mengecilkan Belanda dan Cile, status Italia berada di atas dua negara itu.

Italia adalah negara adidaya sepak bola, pengoleksi empat trofi juara Piala Dunia. Piala Dunia tanpa Italia nyaris terasa kurang sempurna. Selain itu, absensi Italia juga berarti absensi Buffon. Absensi Italia juga bermakna Buffon memutuskan undur diri dari kanca Internasional.

Buffon Menangis Saat Wawancara Usai Kekalahan Dari Swedia
Buffon Menangis Saat Wawancara Usai Kekalahan Dari Swedia
Buffon merupakan satu dari segelintir figur yang pantas disebut legenda sejati. Sosok yang karismatik dan tidak neko neko membuat kiper beralias Superman ini nyaris tak punya hater.

Tidak heran bila pemain rival ikut menyampaikan simpati untuk kegagalan Buffon lolos ke Rusia 2018.


“Saya rela memberikan tempat saya di Piala Dunia kepadanya. Saat Anda melihatnya menangis, Anda juga jadi ingin menangis. Pemain sepertinya tak boleh mengucapkan selamat tinggal,” ucap Ivan Rakitic jelang pertemuan Juventus dengan Barcelona pada laga matchday 5 Liga Champions, Rabu (23/11) malam.

Situs Capsa Susun Online 2018
Sementara, bek kiri Blaugrana Jordi Alba menyanjung Buffon sebagai “kiper terbaik sepanjang masa”.

Salam manis dari kedua penggawa The Catalans tersebut kontan dibalas positif oleh sang portiere seraya menyelipkan gurauan segar.

Situs Bola Indonesia 2018 - “Dear @ivanrakitic, sebagai kiper saya mungkin tetap bermain, tetapi bermain untuk Kroasia sebagai gelandang di posisimu mungkin bukan ide bagus: saya mengatakan ini demi kebaikanmu. Terlepas dari candaan tersebut, kata-katamu merupakan hadiah istimewa. Terima kasih untukmu dan @JordiAlba: jersey saya menantimu,” demikian tertulis Buffon melalui akun Twitter resminya.

0 komentar:

Posting Komentar