Jumat, 13 Oktober 2017

Terjadi Lagi ! Suporter Sepak Bola Meninggal Karna Bentrok

Kembali Terjadi Lagi, Suporter Sepak Bola Persita Meninggal Karna Bentrok

Terjadi Lagi ! Suporter Sepak Bola Meninggal Karna Bentrok
Terjadi Lagi ! Suporter Sepak Bola Meninggal Karna Bentrok
Korban jiwa usai bentrok pada sepak bola Indonesia semakin menambah, Kamis 12 Oktober satu suporter klub Persita Tangerang, Banu Rusman meninggal dunia. Banu meninggal setelah menyaksikan tim kesayangannya bermain.

Persita berjumpa dengan PSMS Medan pada laga babak 16 besar Liga 2, hari Rabu 11 Oktober kemarin di Stadion Mini Cibinong. Begitu laga usai, terjadi bentrokan antara suporter dari kedua tim yang hadir di Stadion.

Situs Bola Online 2017 - Diketahui bahwa kejadian itu bermula saat suporter Persita masuk ke lapangan untuk melakukan protes pada manajemen tim Persita karena di laga ini kalah dari PSMS. Tapi, situasi semakin lama semakin panas.

Kemudian, ada lemparan batu dari arah tribun penonton. Suporter PSMS, yang sebenarnya didominasi oleh anggota TNI, kemudian tidak terima dan menyerang balik pada suporter Persita. Kericuhan ini pun tak bisa dibendung.

Beberapa suporter Persita mengalami luka karena kejadian tersebut. Banu adalah salah satu korban luka, yang kemudian meninggal karena mengalami pendarahan dibagian kepalanya.


Suporter yang berusia 17 tahun ini sempat dirawat di rumah sakit Cibinong dan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) di Cawan. Tapi, nyawanya tidak terselamatkan.

Berikut adalah pernyataan Persita ihwal tragedi meninggalnya Banu:

Agen Judi Online Terbesar Indonesia
"Innaillahi wa innaillahi rojiun telah wafat salah satu Supporter Persita - Banu ( Lbv Tangsel) - Semoga amal ibadahnya diterima disisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.

Kami berharap tidak ada lagi korban dan insiden kemarin segera diusut tuntas!!
Karena sepakbola adalah hiburan untuk masyarakat dan supporter adalah bagian dari sebuah klub.

Jadwal Bola Online Eropa - Kami himbau untuk tetap tenang dan jangan sampai terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.Kita harus tetap kompak dan mendoakan yang terbaik untuk para korban atas insiden kemarin." Tertulis di laman Instagram resmi Persita.

Semoga usai kejadian ini, tidak ada lagi memakan korban jiwa. Dan juga semoga engkau menjadi korban yang terakhir Banu.

0 komentar:

Posting Komentar