Sabtu, 21 Oktober 2017

Rashford Adalah Bukti Akademi MU Lebih Baik Dari Chelsea

Rashford Adalah Tanda Bukti Akademi MU Lebih Baik Dari Chelsea, Walau Prestasi Chelsea Lebih Baik

Rashford Adalah Bukti Akademi MU Lebih Baik Dari Chelsea
Rashford Adalah Bukti Akademi MU Lebih Baik Dari Chelsea
Kancah sepakbola junior di Inggris belakangan ini boleh dikuasai Chelsea, tapi Nicky Butt merasa Manchester United boleh lebih bangga karena mampu menerbitkan sejumlah pemain akademi ke tim inti.

Butt, mantan gelandang United yang kini menjabat sebagai kepala akademi klub, menyebut Marcus Rashford sebagai contoh terbaik. Sejak melakoni debut senior pada Februari 2016 lalu, nama Rashford terus meningkat dan hingga kini terus dipercaya menjadi pemain inti The Red Devils.

Hasil Pertandingan Bola Semalam - Di satu sisi, Chelsea kesulitan menempatkan pemain akademi mereka ke tim inti, karena mereka mampu mendominasi kancah sepakbola junior Inggris dengan mengoleksi enam penghargaan FA Youth Cup dalam delapan tahun terakhir. Chelsea junior juga mampu memenangkan EUFA Youth League tahun 2015 dan 2016.

Dalam perjalanan menjadi juara FA Youth Cup 2015/16, Chelsea sempat melibas United 5-1 di mana Butt menonton laga itu. Namun kini Butt merasa United lebih sukses ketimbang Chelsea dalam pengembangan pemain muda, terutama berkat kebintangan Rashford.

“Dua tahun setelah kekalahan itu, kami memiliki Marcus yang bermain 50 kali di tim utama musim lalu, jumlah yang lebih banyak ketimbang pemain United lain. Dia juga telah menembus timnas senior Inggris,” kata Butt.


“Dengan segala hormat, Chelsea tidak mampu mempromosikan pemainnya ke tim utama. Dan bagi saya, tujuan paling penting [dari akademi sepakbola] adalah memasukkan pemain muda ke tim utama,” jelasnya.

Selain Rashford, terdapat jebolan akademi United lain yang menyesaki skuat Jose Mourinho seperti Jesse Lingard, Axel Tuanzebe, Scott McTominay, Joel Pereira ditambah Paul Pogba. Sementara Cameron Borthwick-Jackson, Sam Johnstone, Timothy Fosu-Mensah, dan Andreas Pereira menjalani masa peminjaman di klub lain.

Bandar Judi Online Indonesia Terbaik
Meski demikian, Butt merasa sistem akademi sepakbola di tim-tim besar kini terancam oleh kegemaran para pemilik klub untuk belanja jor-joran dengan mendatangkan pemain yang "sudah jadi" demi kesuksesan instan.

Situs Bola Eropa Terhangat - “Di akademi, sepakbla tidak seperti itu. Para pemain muda butuh waktu untuk berkembang dan beradaptasi. Kami di Manchester United memegang prinsip itu karena kami adalah pelopornya. Kami ingin terus maju. Kami memiliki orang-orang yang siap membantu para pemain muda untuk belajar,” sambungnya.

“Kini ada banyak pemain lulusan kami yang bermain di tempat lain. Saya tak yakin ada klub lain yang mampu menyamai angka yang kami miliki,” imbuh jebolan Class of ’92 ini.

0 komentar:

Posting Komentar