Kamis, 14 September 2017

Malam Yang Kejam Untuk Para Penjaga Gawang Liga Champions

Pada Dua Malam Berjalannya Pentas Liga Champions, Menjadi Malam Yang Kejam Untuk Para Penjaga Gawang Liga Champions

Malam Yang Kejam Untuk Para Penjaga Gawang Liga Champions
Malam Yang Kejam Untuk Para Penjaga Gawang Liga Champions
Pada dua malam terakhir di pentas Liga Champions adalah malam yang kejam bagi para beberapa penjaga gawang.

Ada beberapa yang berhasil meraih clean sheet, sedangkan sebagian besar dipaksa berulang kali memungut bola dari gawangnya. Itu tercermin dari 54 gol yang tercipta dalam 16 pertandingan di matchday pertama fase Grup musi 2017/18.

Ini sendiri merupakan catatan rekor baru untuk gol terbanyak pada matchday 1, melewati rekor sebelumnya dari musim 2013/14.

Putaran pertama dimainkan pada hari Rabu dini hari WIB, delapan laga dari Grup A sampai D. Putaran kedua, 24 jam setelah laga itu, delapan pertandingan dari Grup E-H.

Hasil Pertandingan Liga Europa 2017/18 - Gelombang pertama menghasilkan 28 gol dalam delapan laga. Yang paling mencolok adalah kemenangan 5-0 PSG di Celtic Park serta skor 6-0 yang diciptakan Chelsea kala menjamu tim debutan Qarabag. Hanya AS Roma kontra Atletico Madrid di Stadio Olimpico yang berakhir dengan skor kacamata.

Hasil Pertandingan Malam Pertama Grup A Sampai D
Hasil Pertandingan Malam Pertama Grup A Sampai D
Hasil Pertandingan Malam Kedua Grup E Sampai H
Hasil Pertandingan Malam Kedua Grup E Sampai H
Dini hari tadi, rekor gol matchday 1 tercipta berkat kesuksesan Ryan Babel menjebol gawang Iker Casillas untuk membawa Besiktas menang 3-1 di kandang Porto. Itu adalah gol paling akhir yang tercipta di matchday 1 ini, sekaligus menciptakan rekor baru untuk melampaui rekor sebelumnya, yakni 53 gol dari musim 2013/14.

Gol Matchday 1 Liga Champions dari musim ke musim
2003/04: 40 Gol
2004/05: 31 Gol
2005/06: 37 Gol
2006/07: 42 Gol
2007/08: 36 Gol
2008/09: 36 Gol
2009/10: 37 Gol
2010/11: 44 Gol
2011/12: 32 Gol
2012/13: 43 Gol
2013/14: 53 Gol
2014/15: 43 Gol
2015/16: 48 Gol
2016/17: 50 Gol
2017/18: 54 Gol.

Casillas Gawangnya Dibobol Tiga Kali Oleh Benfica
Casillas Gawangnya Dibobol Tiga Kali Oleh Benfica
CASILLAS TIGA, TAPI BUKAN CUMA DIA
Ajang reuni dengan Pepe, yang sama-sama merupakan mantan pemain Real Madrid, berakhir pahit bagi Casillas. Porto yang diperkuatnya takluk 1-3 menjamu Besiktas.


Casillas kebobolan tiga gol. Namun, bukan cuma dia yang mengalaminya.

Tomas Vaclik merasakan hal serupa di Old Trafford, begitu pula Matz Sels di Allianz Arena, Boy Waterman di Santiago Bernabeu, Roman Burki di Wembley, dan tak ketinggalan Gianluigi Buffon di Camp Nou. Nama terakhir itu bahkan untuk pertama kalinya dibobol oleh Lionel Messi, saat Juventus tumbang 0-3 lawan Barcelona.

Gawang Buffon Dibobol Tiga Kali Tanpa Balas Oleh Barcelona
Gawang Buffon Dibobol Tiga Kali Tanpa Balas Oleh Barcelona
Di Rotterdam, Brad Jones ikut bertanggung jawab untuk kekalahan kandang terburuk Feyenoord di kompetisi Eropa. Gawangnya dibobol dua kali oleh John Stones serta masing-masing sekali oleh Sergio Aguero dan Gabriel Jesus saat Feyenoord dipermak Manchester City 0-4.

Yang tak kalah merana adalah Craig Gordon.

Craig Gordon Dibobol Lima kali Oleh PSG
Craig Gordon Dibobol Lima kali Oleh PSG
Gordon tak kuasa menghentikan trident Kylian Mbappe, Neymar dan Edinson Cavani milik PSG. Lima kali dia dipaksa memungut bola dari gawang dalam kekalahan kandang terburuk Celtic di Eropa.

Dari semuanya, Ibrahim Sehic lah yang tentu saja mengalami malam paling kejam.

Qarabag menantang Chelsea di Stamford Bridge. Tim debutan asal Azerbaijan itu tumbang 0-6. Sehic gagal menghentikan enam dari delapan tembakan tepat sasaran Chelsea di laga ini.

Gawang Ibrahim Sehic Dibobol Paling Banyak Oleh Chelsea Skor: 6-0
Gawang Ibrahim Sehic Dibobol Paling Banyak Oleh Chelsea Skor: 6-0
Angka kebobolan kiper di matchday 1 Liga Champions 2017/18:
6 - Ibrahim Sehic (Qarabag)
5 - Craig Gordon (Celtic)
4 - Brad Jones (Feyenoord)
3 - Tomas Vaclik (Basel), Matz Sels (Anderlecht), Gianluigi Buffon (Juventus), Stefanos Kapino (Olympiakos), Iker Casillas (Porto), Boy Waterman (APOEL), Roman Burki (Dortmund)
2 - Bruno Varela (Benfica), Rui Patricio (Sporting), Pepe Reina (Napoli), Loris Karius (Liverpool), Sergio Rico (Sevilla).
1 - Igor Akinfeev (CSKA), Peter Gulacsi (Leipzig), Diego Benaglio (Monaco), Fabri (Besiktas), Andriy Pyatov (Shakhtar), Hugo Lloris (Tottenham), Jasmin Handanovic (Maribor), Artyom Rebrov (Spartak Moscow).
0 - David De Gea (Manchester United), Manuel Neuer (Bayern Munchen), Alphonse Areola (PSG), Marc-Andre ter Stegen (Barcelona), Thibaut Courtois (Chelsea), Alisson (Roma), Jan Oblak (Atletico Madrid), Ederson (Manchester City), Keylor Navas (Real Madrid).

Agen Judi Adu Q Terpercaya Indonesia
6 BRACE, 0 HAT-TRICK
Dari 54 gol yang tercipta di matchday pembuka ini, 12 gol diciptakan oleh enam pemain berbeda. Masing-masing dari mereka mencetak brace (dua gol) untuk timnya.

Enam pemain tersebut adalah Felipe Pardo, Edinson Cavani, John Stones, Harry Kane, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Dari enam nama itu, hanya Stones yang bukan merupakan pemain ofensif.

Bek sentral Manchester City itu dua kali menjebol gawang Brad Jones di Rotterdam lewat dua situasi set piece dari corner David Silva dan Kevin De Bruyne.

Tak ada pemain yang mencetak hat-trick di matchday pertama ini.

Striker Top Skorer Sementara Di Liga Champions 2017/18
Striker Top Skorer Sementara Di Liga Champions 2017/18
Top scorer sementara Liga Champions 2017/18:
2 Gol - Harry Kane (Tottenham)
2 Gol - Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
2 Gol - Lionel Messi (Barcelona)
2 Gol - John Stones (Manchester City)
2 Gol - Edinson Cavani (PSG)
2 Gol - Felipe Pardo (Olympiakos)
1 Gol - 39 Pemain.

Berita Bola Eropa Terhangat - Total 54 gol tercipta dalam 16 pertandingan di matchday pertama musim ini. Rekor baru pun lahir, mengalahkan 53 gol dari matchday 1 musim 2013/14.

Rekor ini sendiri hanya mencakup format yang sekarang. Artinya 63 gol di matchday 1 musim 2000/01, ketika Liga Champions masih menerapkan sistem first group stage dan second group stage, tidak masuk dalam hitungan.

Meski demikian, ada satu hal yang tak bisa dibantah. Dua malam terakhir ini sudah menjadi malam-malam yang kejam bagi para penjaga gawang.

0 komentar:

Posting Komentar