Rabu, 23 November 2016

Kualitas Sperma Bisa Turun Gara-Gara ini

Kualitas Sperma Bisa Turun Gara-Gara ini
Kualitas Sperma Bisa Turun Gara-Gara ini
Sperma bisa mengalami penurunan kualitas pada kaum adam yang terserang penyakit demam tinggi. Selama ini mungkin beberapa diantara anda sering diingatkan untuk menjauhi layar komputer hal ini di karena kan tidak baik untuk kesuburan pria.

Lalu panas yang dihasilkan dari kedua kondisi tersebut sama-sama mempengaruhi kualitas dan kesehatan Sperma, dokter kandungan asal Paman Sam atau Amerika Serikat telah secara khusus menangani kesuburan Sperma. Kurt Wharton MD mengatakan banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi kualitas Sperma.

Baca Juga : Juventus Buat Sejarah Baru Di Liga Champions

Namun kebanyakan orang berpendapat hanya tahu kalau menurunnya kualitas Sperma akibat sering mandi air panas, mengenakan celana yang salah, dan gaya hidup yang kurang sehat. Lalu apakah ada yang tahu? Jika demam tinggi bisa menurun kan kualitas Sperma?.

"Ketika saya tahu bahwa seorang pria yang selalu mandi air panas, merokok ganja, atau memakai celana yang ketat dapat mempengaruhi kualitas Sperma, lalu saya bertanya kepada pasien yang sedang ingin mengecek kesehatan spermanya demi program memiliki anak. 'Apakah anda sakit tiga bulan lalu?, lalu anda sering mandi dengan air panas?' " Ujar Kurt.
Sperma Akan Lama Berkembang Jika Testis Terkena Air Panas
Sperma Akan Lama Berkembang Jika Testis Terkena Air Panas
Menurut Kurt sang ahli, demam tinggi dapat memiliki dampak yang sama seperti kebiasaan mandi air panas. Air panas itu tidak baik untuk testia, pada satu penelitian yang terbit pada tahun 2007 mengatakan bahwa berendam di bak air panas selama 30 menit saja dapat menurunkan produksi sperma.

Baca Juga : Arsenal PSG Sama-Sama Ngotot Mau Menang

"terkenanya air panas pada testis dapat berdampak buruk bagi Sperma pria dan butuh waktu yang sangat lama. Ini di karenakan Sperma memerlukan waktu yang lama untuk tumbuh dewasa. Eksposur terhadap air panas ini biasanya akan memakan waktu yang agak lama dari tiga bulan sampai sembilan bulan untuk dapat berfungsi normal kembali." Ujar sang Kurt sang ahli.

Untuk demam tinggi, sebuah universitas di tahun 2003 menyebutkan bahwa konsentrasi produksi sperma bisa menurun hingga 40% ketika mengalami sakit demam tinggi.

0 komentar:

Posting Komentar