Minggu, 25 September 2016

Seorang Pemuda Melihat Pocong Misteri

Fariz seorang pemuda yang tinggal di desa kecil pernah melihat hantu pocong misteri makam keramat. kisah ini bermula ketika Fariz dan temannya sedang ronda, karna pada jadwalnya Fariz dan teman-teman setiap ronda pada malam jum'at

Suasana Pos Ronda
Suasana Pos Ronda
Malam jum'at kali ini seperti biasa kelompok ronda malam yaitu kelompoknya Fariz dan kawan-kawan, Yakni Fariz, Hendi, Rendy, Waskita, Ibnu, Aldy berkumpul di pos ronda pada tepat jam 9 malam, setiba Fariz sampai duluan teman-teman Fariz membawa Kopi, dan Gorengan, yang di beli untuk menemani ronda hari itu

Tak terasa waktu pun lewat begitu cepat, Suara merdu ayam jantan terdengar jadi hari pun sudah pagi. itu berarti tugas para peronda untuk mengelilingi kampung, Mereka berenam memutuskan membagi tiga kelompok yang masik-masing anggotnya 2 orang, Fariz bersama Aldy kelompok pertama yang harus berpatroli ke arah ujung perumahan, kelompok kedua Hendi bersama Ibnu bertugas menjaga bagian pedalaman desa, yang tersisah Rendy dan Waskita mereka bertugas menjaga pos ronda,

Biasanya mereka berpatroli kurang lebih satu setengah jam, biasanya Fariz bersama Aldy mendapat tugas berpatroli keujung sawah dan melewati Makam yang sering dikatakan angker dan pocong yang misterius dan juga daerah disitu jarang ada warga dan orang yang menempati, pohon besar juga begitu banyak sehingga menjadi sarangnya Hantu dan Jin

Tak terasa Fariz dan Aldy pun telah sampai ujung perumahan,itu berarti mereka harus berputar kepinggir kampung untuk memastikan aman, Tapi mereka harus melewati makam keramat yang sangat terkenal akan keangkerannya dan pocong misterius tersebut.
Pocong Misterius
Pocong Misterius
Aldy dan Fariz pun telah mendekati makam tersebut.
Aldy : Mas kamu lihat gak itu di deket kuburan kayak ada asap tebel?
Fariz : ya sih liat .. Tapi itu mah paling pak ade yang sering bersih-bersih sama sering bakar sampah kali.
Aldy : Tapi ini baunya bukan bau bakar sampah tapi bau kemenyan
Fariz : Hidung kamu kali yang ngaur mana ada baunyaa. (sambil mengendus-endus) udah yuk jalan lagi ke arah sana mana senter mu 
Aldy : ini mas, aku di belakang pegang abang aja ya, Takut bangett...
Fariz : Takut apaan sih Aldy, mana ada hantu yang berani nongol di depan kita,..
Aldy : Tempat ini tuh udah sering di ceritain sama orang-orang kalo tempat ini angker, sering ada kejadian a...
Aldy belum sempat bercerita sampai habis tidak lama kemudian pohon bambu saling bergesekan .. Padahal angin bertiup tidak kencang
Aldy : mass apaam itu? kok bunyi-bunyi???? (ketakutan sambil memegang tangan Fariz dengan kencang)
Fariz : Apa sih Aldy pegangan tangan kayak cewe aja aku masih waras kali mau sama cewe bukan sama cowo (marah Fariz ke Aldy)
Semakin mereka dengan makam yang angker dan misterius itu, Aldy pun jadi semakin takut. Ia berusaha mengalihkan pandangan agar tidak melihat makam tersebut, mereka pun bergegas dengan cepat melewati makam tersebut baru beberapa langkah melewati makam itu keduanya melihat sosok putih bergelantngan di pohon besar pinggir makam. keduanya langsung berlari kencang dan mereka merasa saat mereka lari dari makam tersebut mereka merasa masih dekat dengan makam tersebut. saking takutnya mereka berlari berteriak sambil bilang poooocoooongggg....... Sampai-sampai sendal Aldy putus tidak tahu hilangnya kemana

0 komentar:

Posting Komentar